IRMA'S BLOG

ETIKA BERTANYA MENURUT AL- QUR’AN

Posted on: July 23, 2009

“sesungguhnya hanya orang- orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran”.
(QS. Az-Zumar:9)

Bertanya adalah seni berbicara yang membutuhkan kemahiran tersendiri agar mendapatkan jawaban sesuai yang diharapkan. Banyak penanya yang melakukan kesalahan mendasar karena mengharapkan jawaban yang sempurna dan memuaskan. Banyak pula penanya yang tidak mengindahkan pikiran dan perasaan orang yang ditanyainya. Nah sekarang saatnya anda bertanya dengan bijak. Anda bisa saja mengajukan pertanyaan konvergen atau divergen, sesuai dengan kebutuhan. Hal yang perlu diperhatika, janganlah melupakan etika bertanya.

Apa yang bisa kita Lakukan???

1.Tidak berlebihan
Suatu ketika, kaum Quraisy menayakan perihal kiamat kepada Rosulullah saw. Mereka bertanya untuk menguji, apakah rosul saw mengetahui segala hal tentang kiamat. Mengetahui hal itu Allah berfirman, ”…. sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah di sisi Allh, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS al-Araf:187)

2.Tidak menanyakan sesuatu yang menyusahkan
Maksud menyusahkan disini, baik bagi penanya maupun bagi orang yang ditanya. Hal ini disampaikan secara tersirat oleh Allh dalam (QS al Maidah :101)

3.Tidak menanyakan sesuatu dengan maksud untuk mengolok-olok
Ingatlah, bagaimana Allah telah memperingatkan kita agar janngan mengolok-olok orang lain. ” Hai orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karen boleh jadi mereka yang diolok-olok itu lebih baik dari mereka yang mengolok-olok…” (QS al Hujarat:11)

4.Tidak menanyakan karena ingin melecehkan
Hindarkan bertanya karena ingin meremehkan atau menghina oranglain. Simaklah firman Allh, ”orang-orang kafir bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah itu akan terjadi?”(QS an-Nazi’at:42)

5.Bertanyalah kepada orang yang mengetahui
Janganlah pernah menanyakan sesuatu kepada orang yang tidak mengetahuinya. Niscaya bukan pencerahan yang akan diperoleh, melainkan kesesatan. Sebagaimana Allah mengingatkan kita,”Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui.” (QS an Nahl:43)

6.Bertanyalah pada ahlinya
Apabila anda ingin mendapatkan informasi yang tidak meragukan keabsahan jawabannya, bertanyalah pada ahlinya,”maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui.” (QS alAnbiya:7)

7.Bertanyalah dengan penuh kesabaran
Hal ini dapat digambarkan dalam kisah Nabi Musa dengan Nabi Khidir, yaituadanya kesepakatan diantara mereka. Oleh karenanya, bersabarlah ketika bertanya dan tetaplah bersabar ketika menerima jawaban, meskipun jawaban itu tidak memuaskan anda.

8.Bertanyalah dengan tutur kata yang sopan, adab yang santun, dan suara lembut.
Allah memberikan contoh bertanya dalam firmanNya, ”Katakanlah, kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya jika kamu mengetahui?” (QS al Mu’minun:84)

Dikutip dari buku : ”12 Rahasia Pembelajar Cemerlang”
Karya : Krisna Pabichara

1 Response to "ETIKA BERTANYA MENURUT AL- QUR’AN"

alhamdulillah dah di dpt neh ilmu’a ttng bertanya
thanks y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: